Mawardi Tewas Terseret Ombak Saat Mancing
NURANIRAKYATNEWS - Nasip naas dialami oleh Acung alias Amaq Mawardi (33), warga Dasan Montong Obok Desa Jelantik Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, Minggu (25/2).
Niat mendapatkan ikan banyak malah nyawanya tidak bisa tertolong setelah terseret oleh ombak saat memancing di Tanjung Bongo Dasan Gerupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah, pukul 14.30 wita.
Informasi yang dihimpun wartawan,
Jejadian itu berawal saat korban bersama tiga orang temanya yakni Bayu Ardiansyah (21), Gayap (30), dan Sapri (45), warga Dasan Montong Obok DesaJelantik sedang memancing diatas batu pinggir pantai yang berada di Tanjung Bongo.
Namun, naas bagi mereka karena tidak bereselang lama mereka mancing, namun tiba- tiba datang ombak besar menghantam mereka. Sehingga membuat korban terseret ombak. Sedangkan tiga teman korban dapat menyelamatkan diri saat melihat ombak besar tersebut.
Melihat korban terseret ombak, kemudian teman- teman korban meminta bantuan kepada warga sekitar untuk ikut membantu melakukan pencarian terhadap korban. Setelah melakukan pencarian bersama masyaraka, sekitar kurang lebih 4 empat jam. Korban akhirnya bisa ditemukan oleh warga setempat.
Namun sayangnya saat ditemukan di bebatuan pinggir pantai tidak jauh dari tempat korban memancing, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah (Loteng) Muhammad ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, bahwa pihaknya sudah menerima informasi dari pihak keluarga dan pemerintah Desa terkait dengan kejadian itu. “Korbanya sudah dibawa lagsung ke kediamanya dan akan dimakamkan besok (Hari ini, red). Karena saat ditemukan korban langsung dibawa menggunakan ambulan ke kediamanya tanpa otopsi,” ujar Muhammad.
Dijelaskan, korban ditemukan oleh warga sekitar pukul 16.20 wita, dalam keadaan meninggal dunia dibebatuan pinggir pantai tidak jauh dari tempat korban memancing. Korban diserahkan kepada pihak keluarga karena pihak keluarga sudah merelakan kepergian korban. “Tapi kita tidak terlalu mengetahui apakah murni terseret ombak atau yang lain. Karena saya saja baru tau informasinya,” pungkasnya.(nr03)
Posting Komentar