Lombok Tengah
Religi
Banyak Bangku Kosong Plt.Bupati Absen Camat
LOMBOK TENGAH (SN) - Karena banyak kursi undangan kosong, Plt.Bupati absen para camat saat pembukaan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke 25 , minggu (1/4) 2018 Lombok Tengah, yang digelar di Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah. Absensi dilakukan saat Plt menyampaikan sambutanya dalam pembukaan tersebut.
Plt.Bupati Lombok Tengah, L.Pathul Bahri,S.ip pada sambutanya pada pertama-tama menggil Camat Janapria dan meminta kepada seluruh kafilah dari Janapria untuk berdiri. Dan Bupati sangat menyayangkan akrena ternyata yang berdiri Cuma 2 orang saja dan bangku dibelakangnya semuanya kosong.”Alhamdulilah, tadi Ketua Panitia menyebut ada belasan orang dari Janapria, tetapi hanya 2 yang hadir pada pembukaan mala mini,”ujarnya.
Begitu juga saat meminta kafilah dari kecamatan Kopang untuk berdiri, hanya beberapa yang tampak berdiri. Begitu seterusnya sampai 12 kecamatan diminta untuk berdiri oleh Bupati, L.Pathul Bahri. Hanya beberapa kecamatan yang tampak kehadiranya banyak yang membuat kekecewaan Bupati jadi terobati.”Walau sekedar berdiri-beridi saja saya juga sudah cukup senang, walau jumlah kehadiran pada pembukaan mala mini kehadiran sangat minims,”imbuhnya.
Bupati mengungkapkan, bila tidak banyak masyarakat yang hadir dan berpartisipasi pada acara tersebut, maka siapa lagi yang diharapkan agar insane-insan Qurani bisa tumbuh dan merbak di bumi tatas tuhu trasna tempat semua berteduh dan berhidmad. Karena kegiatan yang saat itu sedang dibuka, merupakan kegiatan yang sangat strategis bagi kelangsungan ukhuwah islamiah, sehingga kehidupan didaerah diberkahi oleh Allah SWT. ”Kalau semua tidak mau hadir, maka hal itu menjadi preseden buruk bagi kelangsungan insan Qurani yang ada di Lombok Tengah,”jelasnya.
Selain itu lanjut Plt. Bagi siapapun yang peduli dan mau mempelajari serta melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, bahkan sampai mau menghafalnya, maka akan diberikan tempat yang sangat mulia didisi Allah SWT. Plt kemudian meneceritakan sebuah kisah yang terjadi di Kalimantan yang meperlihatkan kemuliaan bagi para pengahafal Al-Quran. Saat itu ketika sebuah kapal tenggelam disalah satu sungai di Kalimantan, dan 3 orang para pecinta Al-Quran ikut meninggal dalam kecelakaan tersebut.
Yang aneh, salah satu diantara 3 mayat pecinta Al-Quran, ditemukan jenazahnya dalam keadaan masih memeluk Al-Quran, sementara satu lagi jasadnya sangat harum dan yang lainya jenazahanya sangat bersih dan seperti tampak masih hidup. Saat dicari tahu, semasa hidupnya ketiga orang itu ternyata merupakan orang-orang yang cinta terhadap Al-Quran.”Maka mari melalui kesempatan ini, kita menjadi bagian atau termasuk dalam orang-orang yang tergolong dalam pecinta Al-Quran,”tandasnya.
Lebih lanjut Plt, ada amal jariah yang bila dilakukan maka pahalanya akan mengalir terus keorang-orang yang melakukan perbuatan baik tersebut. Dijelaskanya, bila kita orang-orang yang belum sepenuhnya bisa membaca Al-Quran, maka bila ingin mendapatkan pahala sebagaimana orang-orang yang membaca Al-Quran, maka lakukanlah perbuatan baik agar orang-orang yang membaca Al-Quran itu, bisa terus membaca Al-Quran.”Misalnya bila bola lampu ditempat biasanya orang-orang membaxca Al-Quran mati, maka gantilah dan pahalanya akan terus mengalir kepada yang mengganti bola lampu tadi,”terangnya. (ding)
Via
Lombok Tengah
Posting Komentar