Lombok Tengah
Olahraga
TNI Marathon 2018, Anugerah Terindah Untuk Lombok Tengah
LOMBOK TENGAH (SN) - Pelaksanaan lomba lari marathon tingkat internasional untuk memeriahkan Perayaan Hari Ulang Tahun TNI ke-73 tahun 2018 ini akan dipusatkan di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat pada akhir September mendatang. Bupati Lombok Tengah HM Suhaili Fadil Tohir memberikan mengapresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan jajaran TNI melaksanakan kegiatan di daerah yang dipimpinnya itu.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Herdan, M. Si menjelaskan, pemerintah daerah sangat menyambut baik terselenggaranya kegiatan bertaraf internasional itu, dan Kabupaten Lombok Tengah siap menjadi tuan rumah yang baik.
Bupati menyebutnya sebagai anugerah terindah bagi Kabupaten Lombok Tengah karena dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan lari marathonTNI 2018,” jelas H. Lalu Herdan kepada wartawan di ruang kerjanya, jumat kemarin.
Betapa tidak, kata H. Lalu Herdan, lomba lari marathon berbagai klasifikasi tersebut akan diikuti puluhan ribu atlet lari yang datang dari berbagai penjuru dunia.“Ini berarti kita akan sukseskan perayaan HUT TNI ke-73 sekaligus promosi besar-besaran untuk sektor kepariwisataan Lombok Tengah yang saat ini sedang menggeliat maju,” ungkap Lalu Herdan.
Bahkan, lanjut Lalu Herdan, kegiatan lomba lari marathon tahun 2018 dalam rangka perayaan Hari Jadi TNI ini merupakan terbesar sepanjang sejarah, dengan total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp13 miliar. “Tadi pak Bupati sampaikan bahwa kegiatan tahun ini paling meriah dan paling besar, sehingga kewajiban kita sebagai tuan rumah harus dan wajib untuk menyukseskannya,” pungkas Lalu Herdan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terkait perhelatan akbar tersebut, menurut H. Lalu Herdan, telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi persiapan acara, mulai dari pembahasan kesiapan infrastruktur hingga akomodasi penginapan bagi para atlet, official dan panitia pusat.
H. Lalu Herdan menyebutkan, jumlah pendaftar lomba lari marathon TNI 2018 hingga saat ini mencapai 3500 orang. Mengingat pelaksanaannya tinggal dua bulan lagi, maka target 10 ribu peserta akan terpenuhi. Lomba lari marathon yang memperebutkan hadiah miliaran rupiah itu akan dilaksanakan di kawasan The Mandalika meliputi lomba lari 5K, 10K, 21K, dan 42K.
Lomba itu akan melibatkan peserta dari kalangan pelajar (18 tahun ke atas), masyarakat umum, komunitas lari Indonesia, anggota TNI dan Polri, master (lebih dari 45 tahun), anggota angkatan bersenjata dan polisi negara sahabat, atlet nasional, dan atlet internasional.
Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili Fadil Tohir meminta jajaran Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup pemerintah daerah setempat serta seluruh elemen masyarakat yang ada di daerah ini agar ikut berpartisipasi aktif untuk menyukseskan kegiatan itu.dk
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Herdan, M. Si menjelaskan, pemerintah daerah sangat menyambut baik terselenggaranya kegiatan bertaraf internasional itu, dan Kabupaten Lombok Tengah siap menjadi tuan rumah yang baik.
Bupati menyebutnya sebagai anugerah terindah bagi Kabupaten Lombok Tengah karena dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan lari marathonTNI 2018,” jelas H. Lalu Herdan kepada wartawan di ruang kerjanya, jumat kemarin.
Betapa tidak, kata H. Lalu Herdan, lomba lari marathon berbagai klasifikasi tersebut akan diikuti puluhan ribu atlet lari yang datang dari berbagai penjuru dunia.“Ini berarti kita akan sukseskan perayaan HUT TNI ke-73 sekaligus promosi besar-besaran untuk sektor kepariwisataan Lombok Tengah yang saat ini sedang menggeliat maju,” ungkap Lalu Herdan.
Bahkan, lanjut Lalu Herdan, kegiatan lomba lari marathon tahun 2018 dalam rangka perayaan Hari Jadi TNI ini merupakan terbesar sepanjang sejarah, dengan total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp13 miliar. “Tadi pak Bupati sampaikan bahwa kegiatan tahun ini paling meriah dan paling besar, sehingga kewajiban kita sebagai tuan rumah harus dan wajib untuk menyukseskannya,” pungkas Lalu Herdan.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah terkait perhelatan akbar tersebut, menurut H. Lalu Herdan, telah beberapa kali melakukan rapat koordinasi persiapan acara, mulai dari pembahasan kesiapan infrastruktur hingga akomodasi penginapan bagi para atlet, official dan panitia pusat.
H. Lalu Herdan menyebutkan, jumlah pendaftar lomba lari marathon TNI 2018 hingga saat ini mencapai 3500 orang. Mengingat pelaksanaannya tinggal dua bulan lagi, maka target 10 ribu peserta akan terpenuhi. Lomba lari marathon yang memperebutkan hadiah miliaran rupiah itu akan dilaksanakan di kawasan The Mandalika meliputi lomba lari 5K, 10K, 21K, dan 42K.
Lomba itu akan melibatkan peserta dari kalangan pelajar (18 tahun ke atas), masyarakat umum, komunitas lari Indonesia, anggota TNI dan Polri, master (lebih dari 45 tahun), anggota angkatan bersenjata dan polisi negara sahabat, atlet nasional, dan atlet internasional.
Bupati Lombok Tengah H. Moh. Suhaili Fadil Tohir meminta jajaran Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) lingkup pemerintah daerah setempat serta seluruh elemen masyarakat yang ada di daerah ini agar ikut berpartisipasi aktif untuk menyukseskan kegiatan itu.dk
Via
Lombok Tengah

Posting Komentar