Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Seleb
  • Lifestyle
  • Travel
  • Otomotif
  • Techno
  • Kesehatan
  • Populer
lombokxpose1
Buy template blogger
  • News
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Gagdet
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
lombokxpose1
Telusuri
Beranda Ekonomi Ini Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Lombok Tengah 2017
Ekonomi

Ini Rekomendasi Dewan Terhadap LKPJ Lombok Tengah 2017

Admin
Admin
02 Mei, 2018 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Nuranirakyatnews - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah menggelar rapat paripurna istimewa untuk menyampaikan rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kepala Daerah akhir tahun 2017. Rapat istimewa tersebut digelar diruang paripurna DPRD Lombok Tengah, Senin kemarin (130/4)
Hal tersebut dilaksanakan setelah menimbang bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 23 peraturan pemerintah RI nomor 3 tahun 2017 tentang laporan penyelenggara pemerintah daerah kepada pemerintah,  LKPJ Kepala Daerah kepada DPRD  yang  telah membahas LKPJ kepala daerah akhir tahun anggaran 2017 itu.
Sekertaris DPRD Lombok Tengah, R Mulyatno Junaidi dalam penyampaianya mengungkapkan bahwa laporan Pansus Dewan terhadap LKPJ telah disetujui menjadi rekomendasi DPRD pada rapat paripurna yang dilaksanakan pada 26 April 2017 lalu. “Atas pertimbangan itulah maka perlu menetapkan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Kepala Daerah dengang keputusan DPRD Lombok Tengah,”ungkap Mulyatno memberikan sambutan.
Salah satu yang menjadi rekomendasi dewan yakni pengelolaan pendapatan Daerah, dimana pemerintah diminta menetapkan target pendapatan secara lebih cermat dan rasional sesuai dengan potensi yang dimiliki. DPRD menilai beberapa potensi PAD capaianya melampaui target sampai bebrapa kali lipat, namun juga terdapat potensi PAD yang capaianya sangat rendah terutama yang bersumber dari retrebusi daerah. “Pemda juga diminta untuk lebih tegas dalam mengevaluasi capaian target PAD Retribusi yang dikelola masing- masing SKPD yang ada,”tambahnya.
Mengingat realisasi target retribusi pasar yang dikelola oleh kecamatan sangat minim, untuk itu Dewan merekomendasikan kepada Pemda agar pengelolaanya diserahkan kepada OPD terkait. “Pemda diminta dalam melaksanakan pengelolaan pendapatan daerah, tidak lagi dilakukan secara manual, akan tetapi memampaatkan tekhnologi informasi dengan menggunakan aplikasi e-income,”tambahnya.
Selain merekomendasikan pengelolaan pendapatan daerah, dewan juga memberikan rekomendasi terkait pengelolaan belanja daerah, dimana dalam hal penyusunan jumlah dan jenis jabatan PNS hendaknya memprioritaskan pada kebutuhan jabatan yang mendukung pencapaian tujuan instansi pemerintahan, sesuai dengan karakteristik dan core business masing- masing instansi
“Penyusunan kebutuhan PNS hendaknya dilaksanakan sejalan dengan priortitas pembangunan nasional yang pada saat ini masih diprioritaskan untuk kebutuhan pelayanan dasar seperti pemenuhan tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga yang mendukung program pemerintahan,”lanjutnya.
Dimana pemenuhan kebutuhan jenis jabatan hendaknya juga mempertimbangkan urusan instansi atau potensi daerah yang dimiliki. Dimana penyusunan harus didasarkan kepada rencana strategis dan dinamika atau perkembangan organisasi. Pemda lebih obyektif dalam perencanaan anggaran,sehingga anggaran yang disusun mencerminkan efektifitas dan efisiensi. Sehingga perencanaan betul- betul diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Pemda juga diminta untuk sungguh- sungguh menggali hal- hal yang menjadi persoalan atau kendala dalam pengelolaan belanja daerah,”jelasnya.
Dewan juga merekomendasikan urusan yang harus dilakukan dimasing- masing SKPM yang ada di Lombok Tengah seperti urusan pendidikan, dewan mendorong peningkatan kualifikasi dan kometensi guru PAUD,SD, maupun SMP guna meningkatkan mutu pendidikan dasar. Selain itu mereka meminta agar mendistribusikan guru secara merata untuk memenuhi rasio guru persekolah.
“Mengisi kekosongan kepala sekolah dari guru yang sudah lulus tes calon kepala sekolah terutama untuk kebutuhan penerbitan ijazah. Dewan juga merekomendasikan agar memberi kepastian khusus terhadap eksistensi Sekolah Luar Biasa (SLB) guna memberikan akses pelayanan pendidikan kepada anak dengan kebutuhan khusus,”tambahnya.
Untuk urusan  Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman agar melakukan pendataan kembali terhadap kawasan pemukiman kumuh di Lombok Tengah, karena sampai dengan saat ini masih banyak wilayah kumuh. (Nr03)
Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

About Me

Admin
Indonesia
Lihat profil lengkapku

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata

Admin- Mei 31, 2020 0
Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata
OkeNews - Tradisi masyarakat Lombok seminggu setelah perayaan Idul Fitri adalah perayaan lebaran ketupat atau dikenal juga dengan lebaran topat. Masyarakat Lo…

Most Popular

Recent Comments

Editor Post

Popular Post

Populart Categoris

lombokxpose1

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Rian SEO
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us