Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Seleb
  • Lifestyle
  • Travel
  • Otomotif
  • Techno
  • Kesehatan
  • Populer
lombokxpose1
Buy template blogger
  • News
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Gagdet
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
lombokxpose1
Telusuri
Beranda Ekonomi Pemilik Lahan dilokasi Pembangunan Dam Mujur Sedang didata Pemkab Loteng
Ekonomi

Pemilik Lahan dilokasi Pembangunan Dam Mujur Sedang didata Pemkab Loteng

Admin
Admin
10 Jan, 2019 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

NURANIRAKYAT LOMBOK TENGAH Tim percepatan pembangunan DAM Mujur yang dibentuk Pemda Lombok Tengah (Loteng) sudah mulai bekerja untuk merealisasikan harapan rakyat sebagai solusi mengatasi kekeringan itu, dimana langkah awal yang dilakukan saat ini, tim yang terbentuk turun melakukan pendataan teradap pemilik lahan yang terkena imbas terkait pembangunan dam mujur terutama yang di wilayah Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah itu.
AMIR ALI
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lombok Tengah, Amir Ali. Diakuinya memang selama ini kendala terbesar yang dihadapi pemerintah dalam merealisasikan pembangunan Dam Mujur itu, karena memang belum maksimalnya dukungan dari warga, hal itu dibuktikan dengan masih adanya penolakan atas rencana itu.
“Kendala memang belum maksimalnya dukungan warga, khususnya di lokasi pembangunan dam Mujur. Sehingga sampai dengan saat ini pembangunan dam mujur masih tersendat.  Namun kita dari pemerintah akan terus berupaya agar pembangunan dam mujur ini bisa segera dibangun,”ungkap Amir Ali, kemarin.
Lebih jauh disampaikan, adanya penolakan dari masyarakat terhadap pembangunan dam mujur ini karena beberapa alasan, seperti mengenai harga lahan, pertanggungjawaban pembayaran lahan hingga tempat relokasi.  Selain itu, adanya kekhawatiran warga mengenai besaran harga lahan, menurutnya sangat tidak mendasar. Terlebih, bisa jadi jumlah hasil kajian tim aprecial dan larap justeru lebih besar dari yang diharapkan warga.
“Untuk itu kami akan melakukan pendataan terhadap pemilik lahan ini agar jelas.  Saya tidak menginginkan ada oknum yang mengaku-ngaku adalah pemilik lahan, dan kita berharap semua bisa diselesaikan dengan baik agar pembangunan bisa direalisasikan, ”tambahnya.
Pihaknya mengaku,  sebelumnya juga sudah beberapa tahapan yang sudah di laksanakan salah satunya LARAP pembangunan dam mujur yang  dilakukan oleh PT. Indra Karya dan yang sudah dilakukan terhadap empat desa.  Namun untuk persoalan hanya di Desa Kelebuh menolak berlangsungnya larap itu. “ Bagaimana bisa berjalan mulus larapnya, kalau masyarakat menolak untuk pembangunan dam mujur,”tambahnya.
Padahal, kalau melihat manpaat pembangunan dam mujur ini masyarakat sangat membutuhkannya.  Tapi pada hasil terakhir pelaksanaan sosialisasi hanya rekomendasi dan relokasi persetujuan yang belum di dapatkan dari masyarakat. Dan hasil yang ingin di dapatkan dari masyarakat  yakni bagaimana pihak  Pemkab memberikan pemahaman dan solusi kepada masyarakat agar rela untuk membebaskan tanah mereka agar bisa dilaksanakan pembangunan.
“Karena pada intinya, lahan harus siap terlebih dahulu dalam persiapan pembangunan. Itu merupakan perintah langsung dari pemerintah pusat. Jika lahan tidak tersedia pembangunan juga pasti akan terhambat, tapi kalau masalah lahan sudah tuntas maka dipastikan juga akan bisa berjalan,”tambahnya.
Lebih jauh disampaikan jika dilihat daru  sisi  kesiapan  anggaran  dari  pemerintah  pusat  sudah  tidak ada masalah. Tinggal persiapan pembebasan lahan dan relokasi pendudukuk yang harus dituntaskan. “Sampai dengan saat ini memang kendalanya masih di lahan.  Sehingga menyelesaikan pembebasan lahan milik warga itu,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten II Setda Lombok Tengah,  H Nasrun, menyampaikan penyusunan LARAP dalam persiapan pembangunan Dam Mujur tersebut sudah dilaksanakan sebanyak dua kali dan dianggarkan oleh APBN dan APBD, hanya saja tidak bisa berjalan baik dan mulus dikarenakan adanya penolakan dari masyarakat terkait tanah dan lahan yang terkena dampak pembangunan tersebut. 
“Kita melihat lahan yang masih terus menjadi polemik yakni lahan di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah.  Mesyarakat setempat menolak untuk dilakukan relokasi, tapi kita berharap kedepan secara perlahan bisa diterima oleh masyarakat, karena dampaknya sangat baik,”tambahnya
Begitu juga yang disampaikan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Fathul Bahri, diakuinya bahwa dari Pemkab sendiri jauh sebelumnya sudah berkomitmen untuk terus memperjuangkan terbangunnya Dam Mujur tersebut, bahkan tim percepatan pembangunan Dam Mujur sudah terbentuk dan sekarang sudah mulai melaksanakan rapat guna mempersiapkan semua langkah-langkah yang dibutuhkan guna mewujudkan terbangunnya bendungan itu.“ Bahkan Kami juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan kementerian PUPR untuk pembangunan dan mujur ini dan memang permasalahanya ada pada pembebasan lahan ini saja,”tambahnya.(nr04)
Via Ekonomi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

About Me

Admin
Indonesia
Lihat profil lengkapku

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata

Admin- Mei 31, 2020 0
Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata
OkeNews - Tradisi masyarakat Lombok seminggu setelah perayaan Idul Fitri adalah perayaan lebaran ketupat atau dikenal juga dengan lebaran topat. Masyarakat Lo…

Most Popular

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Februari 13, 2020
Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Oktober 19, 2017
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017

Recent Comments

Editor Post

Forum Dewi Tastura Diharapkan Ikut Memajukan Pariwisata Daerah

Forum Dewi Tastura Diharapkan Ikut Memajukan Pariwisata Daerah

Februari 14, 2019
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017
Peduli Sampah, VLTPT Lakukan Aksi Bersih Pantai Di Tiga Gili

Peduli Sampah, VLTPT Lakukan Aksi Bersih Pantai Di Tiga Gili

Maret 06, 2019

Popular Post

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Februari 13, 2020
Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Oktober 19, 2017
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017

Populart Categoris

lombokxpose1

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Rian SEO
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us