Telusuri
24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Seleb
  • Lifestyle
  • Travel
  • Otomotif
  • Techno
  • Kesehatan
  • Populer
lombokxpose1
Buy template blogger
  • News
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Gagdet
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
lombokxpose1
Telusuri
Beranda Headline Kesehatan DPRD Loteng Tolak Rencana Pemberhentian Ratusan Perawat dan Bidan Sukarela
Headline Kesehatan

DPRD Loteng Tolak Rencana Pemberhentian Ratusan Perawat dan Bidan Sukarela

Admin
Admin
21 Mar, 2018 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

NURANIRAKYATNEWS - Rencana pemberhentian tenaga medis sukarela, baik itu Perawat maupun Bidan oleh Pemerintah Daerah Lombok Tengah dalam hal ini Dinas Kesehatan Lombok Tengah mendapatkan penolakan dari Dewan. Karena dinilai akan menimbulkan persoalan bagi masyarakat.

"Dewan tidak setuju atas pemberhentian perawat dan bidan sukarela tersebut. Kita minta pemerintah daerah carikan solusi buat mereka," ujar Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, H Sumpli selesai menggelar rapat evaluasi kerja bersama Dinas terkait, Kamis (15/3).

Ditegaskan, apa yang akan dilakukan oleh pemerintah itu tentunya akan menimbulkan masalah baru. Karena pada dasarnya pemerintah daerah pasti mampu untuk memberikan kesejahteraan bagi mereka. Kalo anggaran terbatas, kenapa ribuan guru tidak tetap (GTT) dan marbot masjid itu bisa diberikan SK dan dianggarkan untuk diberikan honor di APBD.

"Kenapa tidak tenaga medis sukarela ini dicarikan solusi. Namun, yang harus jadi catatan itu jangan ada penerimaan tenaga medis sukarela lagi. Kalo ada titipan jangan diterima," ujarnya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Lombok Tengah, L Supriadi, bahwa Dewan menolak rencana pemberhentian ratusan tenaga medis sukarela yang ada di Lombok Tengah ini. Karena apa yang disampaikan oleh dinas, bahwa untuk kebutuhan tenaga medis secara Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih kurang. Kenapa tidak tenaga medis sukarela ini dimanfaatkan dan diperhatikan oleh pemerintah untuk membantu pelayanan kepada masyarakat.

"Harus dicarikan solusi, dan diversifikasi kembali. Jagan sampai yang sudah bertahun-tahun mengabdi tidak diberikan SK, yang baru masuk malah itu yang diberikan SK Honor," tudingnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Tengah, H Omdah mengatakan, Pemerintah Daerah akan mengurangi jumlah tenaga kerja sukarela (TKS) medis kesehatan di Puskesmas. Karena jumlah tenaga medis sukarela baik perawat maupun bidan cukup tinggi di Lombok Tengah. Sedangkan anggaran untuk kesejatraan mereka sangat minim atau terbatas.

"Kita akan mengurangi tenaga medis sukarela yang ada di masing –masing Puskesmas," ungkapnya.

Disinggung terkait dengan adanya tenaga medis sukarela Perawat yang bekerja di Puskesmas, namun belum memiliki STR (Surat Tanda Registrasi) pihaknya akan melakukan evaluasi. Karena sesuai aturan perawat yang belum memiliki STR itu tidak boleh memberikan pelayanan kepada pasien. Baik itu untuk pemasangan infus, dan perawatan lainya.

"Perawat yang tidak memiliki STR itu hanya boleh membantu pelayanan atau dibagian administrasi. Kalo tidak ada STR kita akan evaluasi kembali," jelasnya.

" Untuk jumlah tenaga medis perawat dan bidan sukarela yang akan di berhentikan itu masih dilakukan evaluasi dan pendataan kembali di semua Puskesmas," pungkasnya. (Nr03)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

About Me

Admin
Indonesia
Lihat profil lengkapku

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata

Admin- Mei 31, 2020 0
Lebaran Topat, Dandim Lotim Apresiasi Kesadaran Masyarakat Tutup Tempat Wisata
OkeNews - Tradisi masyarakat Lombok seminggu setelah perayaan Idul Fitri adalah perayaan lebaran ketupat atau dikenal juga dengan lebaran topat. Masyarakat Lo…

Most Popular

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Februari 13, 2020
Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Oktober 19, 2017
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017

Recent Comments

Editor Post

Forum Dewi Tastura Diharapkan Ikut Memajukan Pariwisata Daerah

Forum Dewi Tastura Diharapkan Ikut Memajukan Pariwisata Daerah

Februari 14, 2019
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017
Peduli Sampah, VLTPT Lakukan Aksi Bersih Pantai Di Tiga Gili

Peduli Sampah, VLTPT Lakukan Aksi Bersih Pantai Di Tiga Gili

Maret 06, 2019

Popular Post

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Genjot Promosi, Dispar Gelar Sayembara Jurnalistik Pariwisata

Februari 13, 2020
Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Loteng Gelar Mandalika Solah Soleh Soloh Expo

Oktober 19, 2017
Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Sejarah kabupaten Lombok Tengah

Oktober 15, 2017

Populart Categoris

lombokxpose1

About Us

Viospaper Pro Blogspot Theme is your news, entertainment, music fashion Blog. We provide you with the latest breaking news and videos straight from the entertainment industry.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Rian SEO
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us